BREAKING NEWS
Showing posts with label Wisata Minat Khusus. Show all posts
Showing posts with label Wisata Minat Khusus. Show all posts

Gunung Sorik Marapi : Menggapai Danau Tertinggi Di Bumi Dalihan Natolu Sumatera utara

Gunung Sorik Marapi - Kecamatan Sibanggor Julu - Maga - Mandailing Natal - Sumatera Utara - Gunung Sorik Marapi - Sahabat NusaPedia Pada Kesempatan kali Ini NusaPedia Akan Mengenalkan Kepada Anda Mengenai Potensi Wisata Di Bumi "Dalihan Natolu" Yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan.

 Gunung Sorik Marapi
Bagi Sahabat NusaPedia Yang Belum Mengerti Mengenai Arti Dari "Dalihan Natolu",Maka Kami Akan Menjelaskannya Kepada Anda.Kalau diartikan langsung “Dalihan Natolu” adalah “Dalihan” artinya sebuah tungku yang dibuat dari batu, sedangkan “Dalihan Natolu” ialah tungku tempat memasak yang diletakkan diatas dari tiga batu.

Ketiga dalihan yang dibuat berfungsi sebagai tempat tungku tempat memasak diatasnya. Dalihan yang dibuat haruslah sama besar dan diletakkan atau ditanam ditanah serta jaraknya seimbang satu sama lain serta tingginya sama agar dalihan yang diletakkan tidak miring dan menyebabkan isinya dapat tumpah atau terbuang.

Gunung Sorik Marapi

Dari Pengembangan Dan Falsafah Diatas oleh masyarakat Batak khususnya Batak Toba jika diterjemahkan langsung dalam bahasa Batak Toba disebut juga dalihan natolu. Namun sebutan dalihan natolu paopat sihalsihal adalah falsafah yang dimaknakan sebagai kebersamaan yang cukup adil dalam kehidupan masyarakat Batak Yang Memiliki Istilah Mora,Kahanggi,Anak Boru.

Gunung Sorik Marapi ini terdapat di daerah Panyabungan, tepatnya di Desa Sibanggor Julu Kecamatan puncak Sorik marapi. Gunung ini memiliki ketinggian 2.145 mdpl, gunung ini merupakan gunung yang masih aktif. Apabila dilihat dari kejauhan gunung ini Secara Terus Menerus mengeluarkan asap belerangnya dari danau vulkanik Yang Danau Tersebut Merupakan danau Tertinggi di sumatera Utara.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Sorik Marapi adalah sebuah gunung yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Batang Gadis, secara administratif berada di Desa Sibanggor Julu,Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Sorik Marapi merupakan gunung berapi aktif yang berketinggian 2.145 meter.
 Gunung Sorik MarapiDi puncaknya terdapat sebuah danau vulkanik. Gunung ini tercatat pernah meletus sebanyak tujuh kali. Masing-masing pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917, 1970, 1986 dan terakhir pada tahun 1987. Pada letusan terakhir, Sorik Marapi memuntahkan debu dan lahar panas yang mengalir sampai ke Kabupaten Pasaman di Sumatera Barat.Gunung Sorik Marapi adalah salah satu gunung yang masuk dalam kategori aktif normal, oleh karena itu gunung ini terus diamati aktifitasnya. Pos Pengamatan Gunung ApiGunung Sorik Marapi  terletak di Desa Sibanggor Tonga Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Gumpalan awan seperti menyatu dengan puncak Gunung Sorik Marapi. Awan-awan itu seolah menjadi pagar bagi siapa saja untuk melihat puncaknya. Hanya jika matahari bersinar terik, barulah puncak terlihat dari kaki gunung. Itupun selalu ditingkahi kabut tipis. Untuk mengetahui bentuk puncak secara utuh, hanya dengan satu cara: berdiri di atas puncaknya.

 Gunung Sorik Marapi
Puncak, kabut dan gumpalan awan itu menjadi pesona sendiri bagi Gunung Sorik Marapi yang berada di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Tambangan, Kabupaten, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Uniknya, Sebagai sebuah objek wisata, keberadaan Gunung Sorik Marapi, terbilang tidak begitu populer. Bisa dihitung dengan jari berapa banyak pendaki yang datang setiap bulannya.

Gunung Sorik Marapi adalah salah satu gunung berapi yang aktif yang terdapat di Indonesia. pendakian menuju puncak gunung ini tercatat telah lebih dari 100 tahun untuk kepentingan geologi dan vulkanologi. seperti gunung singgalang di sumatera barat gunung ini sangat baik untuk pendakian karena selain vegetasi yang masih baik jalurnya pun sudah cukup jelas sampai ke puncak sehingga mengurangai resiko pendakian. pendakian menuju ke puncak gunung ini dapat dimulai dari dua tempat.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

 Gunung Sorik Marapi1. dimulai dari kampung maga (615 mdpl) sebagai titik pendakian para pendaki.
 setelah di kampung maga ini pendaki dapat meneruskan perjalanan menuju kampung sibangor (singojambu) sekitar 1 jam perjalanan. kampung ini terletak di arah barat laut Gunung Sorik Marapi. setelah pendaki sampai di kampung ini (kampung trakhir) pendaki selanjutnya meneruskan pendakian ke puncak. 

2. jalur kedua pendakian gunung ini dapat juga dimulai dari kampung sabanbaru atau sebelah timur pintuangin yaitu bagian lereng utara dan agak menjorok ke timur gunung (1200 mdpl) setelah itu pendaki dapat menuju puncak dengan jalur tunggal.

Bagaimana Dengan Rute Pendakiannya ?

 Gunung Sorik MarapiFaktor jauhnya jarak dari Medan, ibukota Sumatera Utara, merupakan salah satu penyebab. Butuh waktu hingga 12 jam perjalanan dengan angkutan darat untuk menempuh jarak sepanjang 480 kilometer jarak dari Medan – Panyabungan, ibukota Kabupaten Mandailing Natal. Dari Panyabungan, harus menyambung dengan angkutan pedesaan menuju Desa Sibanggor Julu. Waktu tempuhnya sekitar 20 menit.

Desa Sibanggor Julu berada di lereng timur Gunung Sorik Marapi. Di desa inilah tempat terakhir bisa membeli perbekalan, mulai air mineral hingga biskuit. Titik awal pendakian dapat ditemui setelah melewati perumahan penduduk. Rumah-rumah panggung ini kental dengan tradisi lokal. Beratap ijuk dengan material dinding dan lantai dari kayu. Beberapa bagian rumah bahkan tidak menggunakan paku. Hanya belitan tali rotan sebagai perekat.

 Gunung Sorik Marapi
Seterusnya, setelah melewati barisan rumah tradisional itu, akan terlihat jalan setapak. Jalur itu melewati perkebunan coklat, karet, kopi dan tanaman keras lainnya milik penduduk. Titik awal pendakian itu adalah sebuah tanjakan ekstrim sekitar 75 derajat. Dengan stamina prima, setidaknya perlu 15 menit untuk melewati tanjakan ini. Tanjakan yang berada di ketinggian 1.100 meter dari permukaan laut (mdpl) ini merupakan tantangan pertama. Namun usai itu akan didapatkan shelter, tempat peristirahatan pertama. Posisinya persis di dinding bukit paling ujung.

Tahapan perjalanan berikutnya relatif mudah. Walau jalanan terus menanjak, tetapi tidak terlalu menguras tenaga. Lantas akan terlihat perbukitan tandus. Awalnya tempat ini merupakan bukit belerang yang aktif. Beberapa penduduk mengatakan, sekitar tahun 1990-an percikan api mengakibatkan terbakarnya kawasan ini. Maklum saja, belerang memang mudah terbakar. Ratusan hektar kawasan di sekitar bukit belerang ini berubah jadi tumpukan arang.

Setelah belasan tahun, kini tumbuhan baru mulai hadir. Namun entah mengapa sumber belerang yang ada di bukit ini justru berhenti berproduksi. Sisa-sisa semburannya yang sudah membatu seperti naik-turun gelombang air laut.

Bukit belerang ini, merupakan tempat peristirahatan kedua. Jika berangkat sangat pagi, sekitar jam enam atau jam setengah tujuh, maka di tempat ini sarapan sangat nikmat. Teh manis panas di dalam termos akan sangat membantu. Setiap teguk yang mengalir di tenggorokan, akan mengusir dingin di sekujur tubuh. Suhu yang mencapai 20 derajat celcius bisa jadi akan sangat menyiksa jika tubuh tidak terbiasa dengan suhu dingin menyengat.

Tanah Lembab

 Gunung Sorik Marapi
Tetapi, kemungkinan untuk tersesat sangat kecil. Ada kabel yang mengikuti alur pendakian. Kabel ini mengalirkan listrik untuk sebuah tonggak pemancar di puncak gunung. Memegang kabel ini tentu saja sangat tidak dianjurkan. Walau menurut warga belum memakan korban, namun harap diingat: selalu ada yang pertama untuk semuanya, termasuk tersengat listrik di lereng gunung.

Lintasan di sini umumnya tanah lembab. Hujan yang turun pada malam sebelumnya menyebabkan tanah berubah jadi lumpur saat diinjak. Kicauan burung murai batu (Copsycus malabaricus) yang biasa disebut piccala di sana, atau jejak binatang liar dapat ditemukan di sepanjang lintasan. Kawasan Gunung Sorik Marapi yang merupakan bagian dari Taman Nasional Batang Gadis, memang tempat habitat kambing hutan (Naemorhedus sumatraensis), tapir (Tapirus indicus), kucing hutan (Catopumatem minckii), kancil (Tragulus javanicus), binturong (Arctitis binturong), beruang madu (Helarctos malayanus), rusa (Cervus unicolor) dan kijang(Muntiacus muntjac) atau landak (Hystix brachyura). Kebanyakan pemburu yang berasal dari warga desa, hanya berhasil menembak burung. Sementara binatang buas lainnya, sudah jarang ditemukan.

 Gunung Sorik Marapi
Setelah melewati sekitar lima tempat peristirahatan, dengan waktu tempuh sekitar tiga jam lebih dari awal titik pendakian, kawasan puncak gunung mulai terlihat. Pohon-pohon perdu khas ketinggian berjejer di kiri dan kanan. Struktur tanah pun sudah berubah. Dari tanah lembab, berubah menjadi pasir. Kaki pun melangkah lebih ringan. Hingga akhirnya tiba di puncak pertama.

Jika telah sampai di sini, ada baiknya mengikuti tradisi masyarakat sekitar yang masih terjaga. Pendaki disarankan untuk melakukan adzan. Selain untuk memuji keagungan Sang Maha Pencipta, adzan ini merupakan upaya spritual agar dapat selamat hingga waktu turun nanti.

Danau Vulkanik

Puncak pertama itu adalah hamparan tandus seluas sekitar setengah lapangan bola. Kebanyakan pendaki berhenti sampai di sini karena di sinilah sajian utama Gunung Sorik Marapi berada, sebuah danau vulkanik dengan air kebiruan. Inilah danau tertinggi di Sumatera Utara.

 Gunung Sorik Marapi
Danau ini menjadi pelepas lelah. Memandangnya dari tepian, seakan ada yang mengundang untuk terjun. Danau ini tidak ada namanya. Hanya disebut Danau Sorik Marapi. Airnya asam. Di sini semburan belerang masih kuat. Untuk turun ke danau, lumayan berbahaya. Jalurnya terjal, dan pijakan juga tanah pasir yang gampang runtuh. Bila tak awas, bisa terjun ke dasar danau yang dalamnya kira-kira 100 meter dari puncak pertama.

Tetapi dari atas saja, bisa dinikmati panoramanya. Dinding-dinding kawah danau terlihat menghitam, mencirikan kekokohannya. Sementara di beberapa sudut dinding, semburan asap solfatara perdengarkan suara menderu. Seringkali suaranya tidak terdengar karena tertimbun desau angin berkecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Kadang angin seolah ingin membawa serta semua yang ada di puncak gunung untuk melayang bersamanya.

Berdiri berlama-lama di sini, akan membuat tubuh menggigil. Setidaknya butuh dua lapis jaket. Namun jika ingin mengambil visual danau dengan handycam maupun kamera, tantangan suhu dingin ini harus dihadapi. Kabut sering kali tidak bersahabat. Menutupi permukaan bahkan hingga keseluruhan danau. Makanya hampir tidak ada yang berhasil mengabadikan danau ini dengan utuh, tanpa sapuan kabut.

Puncak Sebenarnya

 Gunung Sorik Marapi
Dari lokasi danau ini puncak kedua yang merupakan puncak sebenarnya bisa didapati dengan berjalan sekitar setengah jam lagi. Jalurnya sempit. Di kiri danau, di kanan jurang. Berjalan beriringan akan sangat berbahaya. Harus antri.

Sebuah tanjakan ekstrim berupa jalur batu podas yang hanya muat satu pijakan kaki, harus dilewati. Membawa barang akan berpengaruh pada kelenturan tubuh. Sebab itu, ada baiknya menitipkan ransel atau bawaan kepada teman, agar bisa melangkah dengan tenang.

Sementara puncak itu sendiri hanyalah sebuah tonggak batu putih setinggi satu meter. Di sana tertulis angka 2.100. Kemungkinan maksud awalnya untuk menjelaskan tinggi gunung, namun angka ini salah. Ketinggian Gunung Sorik Marapi sebenarnya 2.145 meter dari permukaan laut (mdpl).

Berdiri di atas tonggak batu putih itu, pandangan hanya lepas ke arah utara dan selatan. Pohon-pohon perdu menghalangi pandangan ke arah lain. Tapi tidak mengapa dari kedua arah tadi, gugusan Bukit Barisan akan menjadi kenangan untuk dibawa pulang. Tapi jangan terlalu lama di puncak, selain dingin menusuk tulang, kabut juga akan menjadi masalah jika pulang lebih dari jam lima sore. Perlu waktu sekitar tiga jam untuk mendaki, serta satu jam lebih untuk turun. Lewat dari jam lima, senter akan sangat dibutuhkan agar tidak terjerembab waktu turun
Dari bukit belerang tadi, pendakian akan terasa menguras tenaga. Pemandangan pun monoton, hanya dominasi pohon-pohon besar. Sesekali tanaman berduri menyabet wajah sebab berada persis di tengah lintasan pendakian. Karena relatif jarang dilewati, maka jalur pendakian seringkali harus ditebas ulang. Terkadang lintasan itu berbentuk terowongan dari pepohonan liar.

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Gunung Sorik Marapi
Gunung Sorik Marapi terletak di wilayah pedalaman, sehingga fasilitas dan akomodasi untuk wisatawan nyaris tidak ada, kecuali hanya beberapa rumah adat penduduk yang disediakan untuk menginap para pendaki gunung yang bermalam Terdapat Di Desa Sibanggor Jae Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Untuk Pendaki silakan mencoba dan rasakan Tracknya.Mungkin Homestay Adalah pilihan terbaik disana.selain menghemat biaya perjalanan anda juga dapat memperlajari kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman 
Gunung Sorik Marapi.

Know Before You Go...!!!!

  • a.Pendakian dimungkinkan sepanjang tahun, tetapi selama musim hujan (September - Desember), Anda tidak disarankan melakukan pendakian disini
  • b.Tidak ada ATM di sekitar Gunung Sorik Marapi jadi siapkan uang tunai sebelum mengunjungi Gunung Sorik Marapi ini.
  • c.Telekomunikasi terbatas untuk provider Seluler. Anda dapat mengisi pulsa di desa sibanggor jae
  • d.Pendaki pemula dianjurkan lebih berhati-hati untuk keselamatan.karena tidak adanya Rute pendakian
  • e.Kondisi Udara Yang Sangat Dingin Bisa Mencapai 16 Derejat Celcius.jadi anda disarankan bawalah tenda,sleaping bad dan sarung tangan yang tebal guna terhindar dari penyakit ketinggian.Kedinginan Udara di gunung ini bukan karena ketinggiannya,namun vegetasi hutan perawan dan ekosistem hutan yang tidak terjamah membuat kondisi cuaca disini menjadi begitu dingin  
Jadi Bagaimana Sahabat NusaPedia,Apakah Anda tertarik Untuk mendaki dan Menggapai Danau Tertinggi Di Bumi Dalihan Natolu Sumatera utara.jika anda mengunjungi sumatera utara jadikanlah Gunung Sorik Marapi , Gunung Sibuatan , danau toba sebagai destinasi wisata anda.mari kita dukung indonesia sebagai destinasi wisata dunia

Pulau Sipora : Menaklukan Ombak Indah Mentawai

Pulau Sipora - Kepulauan Mentawai Memang Memiliki Keunikan Dan Keeksotisan Ombak Yang Menawan,Hal ini lah yang menjadikan Pulau Sipora sebagai Pulau yang strategis dan juga mungkin sebagai acuan yang menjadikan Pulau Ini Sebagai Pusat kabupaten. Selain sebagai ibukota kabupaten kepulauan mentawai, Pulau sipora ini juga memiliki beberapa tempat wisata Surfing unik yang juga menarik wisatawan lokal dan juga Internasional.

Pulau Sipora

merupakan pulau terkecil namun yang paling strategis dan memadai di kawasan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Dibandingkan 4 pulau besar lainnya di Mentawai, posisi Pulau Sipora tepat berada di tengah-tengah antara Kepulauan Pagai dan Pulau Siberut. Di pulau ini pula terletak ibu kota kabupaten Kepulauan Mentawai, yaitu Tua Pejat.

Dengan area seluas sekira 845 km², Pulau Sipora diperkirakan memiliki 10-15% hutan hujan yang masih alami. Sebagian besar penduduk Sipora memiliki mata pencaharian sebagai petani atau nelayan.Pulau Sipora menjadi daya tarik wisata sebab di sekitarnya terdapat beberapa tempat wisata berselancar yang memukau. Waktu paling baik untuk mengunjungi Pulau Sipora demi selancar adalah bulan April hingga Oktober. Meski begitu, Anda tetap dapat menikmati gulungan ombak yang menantang di Pulau Sipora hampir sepanjang tahun.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Pulau Sipora Memiliki Titik berselancar kelas dunia, Hollow Trees dan Lance’s Left berada di bagian ujung selatan pulau ini. Sejumlah titik berselancar yang tersohor lainnya berada di barat laut Pulau Sipora, yaitu di antaranya Telescopes, Iceland, and Scarecrows

Hollow Trees juga dikenal sebagai HT atau Lance’s Right. Ombak yang berbentuk silinder (dikenal dengan right tube) ini selama 10 tahun terakhir kerap muncul di majalah-majalah dan video-video berselancar dunia. 

Saat ombak jenis ini datang tidak terlalu besar, akan ada 3 zona take off yang menantang Anda untuk dapat melakukan manuver selancar. Saat ombak yang lebih besar datang, bagian atas ombak yang pecah (peak) akan terhubung dengan barrel secara terus-menerus yang akan membuat peselancar dengan keterampilan rata-rata Terkagum-kagum Olehnya.

Berhati-hatilah dengan yang dinamakan The Surgeon Table di titik selancar ini; ombak ini seolah-olah memang ada untuk mengangkat para peselancar hingga berada dipuncak ombak seolah-olah sebagai sebuah piala atau trophy. Hollow Trees tidak dianjurkan untuk peselancar pemula karena tantangan ombaknya hadir bagi mereka dengan keterampilan yang memadai dan ahli.

Lance’s Left adalah jenis ombak yang kuat dan paling konsisten di Pulau Sipora dan sekitarnya. Memiliki karakteristik ombak dengan dua barrel yang berbeda dan sejumlah zona take-off, Lance’s Left (jika didukung kondisi yang sempurna) dapat menjadi salah satu ombak yang paling indah di planet ini. Banyak orang menyebut dan membandingkan Lance’s Left sebagai ombak Money Trees dari G-Land versi Mentawai. Pergerakan ombak di permukaan laut akibat dari perbedaan tekanan udara dan angin (swell) yang lebih besar mampu menciptakan zona take-off vertikal dan barrel yang sempurna. Saat ombaknya tidak terlalu besar, Lance’s Left cocok untuk peselancar dengan kemampuan menengah. 

Di barat laut Pulau Sipora, terdapat 2 jenis ombak terkenal lainnya. Telescopes adalah jenis ombak yang sangat panjang, semi hollow (ombak bergulung dengan lubang di bagian tengah), dan nyaris sempurna untuk selancar. 

Banyak peselancar yang telah berselancar Telescopes mengakui bahwa ombak ini adalah  salah satu ombak terbaik di Indonesia. Telescopes yang tidak terlalu besar menantang Anda dengan jenis ombak berbentuk silinder yang cocok untuk peselancar tingkat menengah. Lokasi ombak Telescopes berada paling dekat dengan pusat pemukiman masyarakat di Tuapejat (ibu kota kabupaten), yaitu sekira 5 km arah Barat.

Scarecrows adalah jenis ombak dengan zona take off kiri yang membentuk dinding gelombang disambung dengan barrel yang bergulung cepat. Cocok bagi peselancar tingkat menengah.Selain sebagai tujuan para peselancar (baik lokal maupun internasional) memburu ombak-ombak besar, keindahan alam pulau cantik ini tak perlu diragukan lagi.

Kondisi alam yang masih alami terjaga adalah juga tempat wisata rekreasi yang cocok bagi keluarga. Snorkeling, diving, atau sekedar bersantai di pantai menikmati pemandangan, ditemani kesiur angin yang sejuk, sambil menunggu Matahari tenggelam adalah daya tarik lain dari sebuah kawasan wisata bahari.  Kegiatan fotografi juga menjadi sesuatu yang layak dan menarik dilakukan demi mengabadikan keindahan alam Mentawai.

Untuk lokasi selancar, Anda dapat menuju beberapa titik di sekitar Pulau Sipora. Selain empat titik selancar yang sudah dibahas di bagian “Keterangan” sebelumnya, tujuan selancar yang sudah tersohor dapat ditemukan di Dusun Katiet. Berada di ujung selatan Pulau Sipora, dusun ini tepatnya berada di Desa Bosua yang dapat ditempuh sekira 4 jam perjalanan menggunakan speed boat dari Tua Pejat.

Dusun Katiet terkenal karena gulungan ombaknya yang sempurna dengan ketinggian mencapai 3-4 meter. Pantai di dusun ini relatif memiliki banyak karang, namun hal tersebut tak menyurutkan niat para peselancar untuk memburu ombaknya. Ombak di Dusun Katiet sangat baik diburu pada awal bulan April hingga Desember.

Selain Dusun Katiet, tempat selancar lainnya yang sudah dikenal para peselancar hingga dunia internasional adalah Karang Manjat. Gulungan ombak yang sangat panjang menjadikannya salah satu tempat favorit yang kerap mengundang wisatawan. 

Selain itu, Karang Manjat juga merupakan lokasi wisata snorkeling dan diving yang tak boleh disepelekan. Perairan Karang Manjat memiliki persentase karang hidup yang paling bagus dan hal ini mendorong hidupnya beragam ikan yang merupakan keindahan bawah laut yang layak diselami. Di Karang Manjat ditemukan berbagai jenis angelfish yaitu Angel Napoleon (Pomacanthus xanthometopon), Angel Betmen (Pomacanthus imperator), Angel Roti (Pomachantus semicirculatus) dan Angel Doreng (Pygoplites diacanthus).  

Bagi Anda penggemar snorkeling, Pulau Awera yang berjarak sekira 3,5 kilometer dari dermaga ibu kota kabupaten Kepulauan Mentawai, Tua Pejat, dapat menjadi referensi bagi Anda.

Pulau cantik berpasir putih dengan dihiasi pohon kelapa ini memiliki keragaman dan kelimpahan keanekaragaman hayati yang tinggi. Hamparan terumbu karangnya yang luas adalah kawasan yang dilindungi pemerintah Mentawai.

Bagaimana tidak jika di kawasan ini terdapat beberapa ikan yang endemik seperti Goldstripe maroon clown (Premnas epigramma), Desjardin's Sailfin Tang (Zebrasoma desjardinii), Fox Face-Red (Siganus magnipicus) dan Powderblue Surgeonfish (Acanthurus leucosternoon).

Gosong Siasiat adalah tempat menyelam yang juga menarik ditelusuri sebab keanekaragaman ikan dan keindahan terumbu karangnya. Ghost Pipe Fish, nudibranch, udang harlequin, gurita, kuda laut, beragam jenis kepiting, penyu, dan lainnya dapat dijumpai di kedalaman laut sekitar Gosong Siasiat.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Terdapat bandara udara di Pulau Sipora tetapi hanya untuk penerbangan charter.Selain itu, jalur yang lebih banyak dipilih untuk menuju Pulau Sipora adalah dengan naik perahu atau speed boat. Perahu biasanya akan menuju Pulau Siberut terlebih dahulu sebelum dapat melanjutkan perjalanan ke Pulau Sipora dan pulau-pulau lain di Kepulauan Mentawai.

Perahu dari Padang ke Pulau Siberut akan berangkat pada hari Senin, Rabu dan Kamis (sekira Rp85.000,-). Pelayaran kembali ke Padang pada hari Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Mentawai Express melayani perjalanan dengan speed boat sekira 4 jam perjalanan menuju Pulau Siberut. Dengan biaya sekira Rp85.000,- pelayaran ini tersedia pada hari Kamis; jadwal kembali ke Padang adalah pada hari Jumat.  

Sumber Rezeki Baru melayani perjalanan menuju Pulau Siberut (malam hari) dengan kapal ferry dengan biaya sekira  Rp67.000,-. Jadwal pelayaran adalah pada hari Senin dan Rabu; jadwal kembali ke Padang adalah pada hari Selasa dan Kamis. Perjalanan dengan ferry dapat memakan waktu sekira 10 jam.

Mentawai Express, Sumber Rezeki Baru dan Beriloga menyediakan jasa perjalanan dari Pulau Siberut menuju pulau-pulau lainnya, termasuk Pulau Sipora. 

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Untuk menginap selama berada di Pulau Sipora, wisatawan dapat tinggal di rumah-rumah penduduk di Tua Pejat.  Sebagian wisatawan lain biasanya juga memilih menginap di kapal-kapal pesiar yang dapat disewa di Padang.

Bagi Anda yang ingin menginap dengan akomodasi yang lebih memadai, menginap di resort-resort dapat menjadi pilihan.

Sebaiknya pesan kamar dari jauh hari sebelum Anda tiba di Sipora apalagi saat-saat liburan, mengingat akomodasi di pulau ini terbilang sedikit.

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pulau Sipora hampir dapat diburu sepanjang tahun. Akan tetapi, waktu terbaik untuk selancar adalah bulan April hingga Oktober.

Know Before You Go

  • Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa.
  • Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan.
  • Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk.
  • Bila Anda ingin mengabadikan aksi para peselancar maka perlu membawa lensa binocular untuk memfotonya. Untuk menyaksikan aksi peselancar di tengah laut bawalah juga teropong.
  • Bawalah juga bekal obat-obatan terutama obat malaria dan makanan ringan secukupnya.  
  • Mengingat pelayaran menuju Sipora hanyalah pada jadwal-jadwal tertentu, pastikan Anda mengetahui jadwal tersebut sehingga dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
  • Sebaiknya pesan penginapan dari jauh-jauh hari apalagi saat peak season (misal Natal dan Tahun Baru).
  • Bawalah uang tunai cukup saat mengunjungi Pulau Sipora atau pulau-pulau lain di Kepulauan Mentawai. Hal ini dikarenakan tidak terdapatnya atm di kepulauan tersebut

Lokasi Lain Yang Wajib Anda Kunjungi

Dusun Katiet   
Terletak di Desa Bosua di ujung selatan Pulau Sipora dikenal dengan gulungan ombaknya yang paling sempurna dengan ketinggian 3-4 meter. Bisa ditempuh selama 4 jam dengan speed boat dari ibukota Kabupaten Tuapejat. Meski pantainya berkarang namun karena gulungan ombaknya sempurna maka banyak wisatawan yang mengunjunginya. Pantai Pokai
Objek wisata pantai di Mentawai memang banyak pilihan dan masing-masing dengan keunikannya. Pantai Pokai misalnya, terletak di Desa Simalegi yang berjarak 3 jam perjalanan dengan speedboat dari Ibukota kecamatan. Selain keindahan ombak dan pulaunya yang indah ada pulau lainnya yang berjarak lima menit dengan bersampan.

Ombak Teleskop
Merupakan Objek wisata surfing yang paling dekat dengan Tuapejat ( ibukota Kabupaten ) terletak +/- 5 Km arah barat dari pusat pemukiman masyarakat.  

Jadi bagaimana Sahabat NusaPedia Apakah Anda tertarik Untuk Mengunjungi dan Menaklukan Ombak Indah Pulau Sipora.Jika Anda berkunjung Ke Sumatera Barat Jadikanlah Pulau Sipora sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia

Pantai Plengkung : Surga Tersembunyi Di Ujung Timur Pulau Jawa

Pantai Plengkung Atau Pantai G-Land Sepertinya Indonesia Bangga Memilikinya,Pantai Cantik Dengan Pasir Putih Menghiasi bibir pantainya serta tak sekadar elok dipandang mata. Pantai yang juga lazim disebut ”G-land” ini juga menjadi tempat favorit peselancar di dunia. Ombak setinggi 4-5 meter yang datang bersusulan membuat atraksi berselancar (surfing) menjadi lebih menantang. Kepungan hutan juga membuat tempat ini dijuluki ”surga kesunyian”.

Pantai Plengkung

yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) menjadi tujuan para wisatawan berminat khusus. Pantai ini apabila dilihat dari citra satelit bentuknya melengkung membentuk huruf G terbalik. Posisi itulah yang membuat ombak setinggi 4-5 meter bisa terbentuk. Para peselancar bisa merasakan sensasi dorongan ombak yang panjang dan susul-menyusul. Dasar pantai berbentuk landai. Palung hanya ditemukan di sisi barat, yang pernah menjadi lokasi pendaratan kapal. Posisi ini membuat G-land nyaman sebagai tempat surfing.

Setiap tahun tidak kurang dari 400-600 wisatawan asing yang datang untuk berselancar di pantai berpasir putih ini. Di tempat ini mereka bisa menginap selama sepekan, bahkan berbulan-bulan di resor-resor dalam hutan.Nama G-Land mengindikasikan dari kata Grajagan, yaitu nama dari sebuah teluk. G-land atau Pantai Plengkung ini dikelilingi oleh hutan tropis yang masih alami dan indah, sehingga menawarkan satu paket komplit untuk berwisata dan berolah raga

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Keunikan ombak di G-Land ini adalah baru pecah setelah 1 hingga 2 km dari arah timur ke barat dengan ketinggian mencapai 4-6 meter dalam interval 5 menit. Dengan kondisi tersebut membuat peselancar proffesional dapat menikmati gulungan ombak atau “barrel” yang lebih lama dan panjang. Oleh karena itu tidaklah mengherankan Plengkung sudah lima kali menjadi tuan rumah ajang surfing internasional.

Dengan formasi ombak raksasa datang susul-menyusul sebanyak 7 lapis dan bersusun "go to left" membuatnya cocok ditunggangi peselancar kidal. Inilah yg membuat G-Land menjadi idaman dunia surfing internasional dan salah satu pantai yang mempunyai ombak terbaik di dunia.Selain di Pantai Plengkung, hanya Hawaii, Australia, dan Afrika Selatan saja yang memiliki ombak menantang seperti itu. 

Ombak di Plengkung adalah nomor dua setelah di Hawaii. Hawaii sendiri memiliki ombak terus menerus sepanjang tahun. Puncak ombak di Pantai Plengkung hanya ada di bulan-bulan tertentu antara April hingga Agustus.Hamparan pantai berpasir putih di kawasan ini diselimuti kawasan hutan yang masih alami dan jauh dari kebisingan hiruk pikuk perkotaan. Jelasnya di sini tak cukup sinyal handphone Anda untuk aktif, tak pula terjangkau jaringan televisi, serta tidak ada pula pedagang kaki lima. Semua itu telah menjadikannya Plengkung sebagai kawasan paling ideal untuk Anda yang ingin berselancar dan benar-benar menjauh sejenak dari peradaban kota.

Ombak Pantai Plengkung terbagi tiga tingkatan yaitu kong, speedis, dan many track. Masing masing ombak berada di area yang berbeda. Jenis ombak tingkat pertama yakni kong, ini merupakan ombak yang tingginya mencapai 6-8 meter. Ombak ini paling dicari oleh peselancar internasional. Tingkat kedua, speedis, mempunyai ketinggian 5-6 meter dan menjadi konsumsi peselancar professional. Kemudian, tingkat ketiga dikenal dengan sebutan many track dengan tinggi ombak sekitar 3-4 meter.  Ombak speedis cocok untuk pemula meskipun peselancar professional juga sering datang ke sini pada bulan Maret-Juni menunggu bulan Juli sampai September dimana ombak di Plengkung begitu menantang. Di bulan-bulan tersebut peselancar dari mancanegara berdatangan.

Tidak Hanya Itu Sepanjang perjalanan dari gerbang pertama ke pos Rawabendo di wilayah Taman Nasional Alas Purwo, di kanan-kiri jalan hanya tampak rerimbunan hutan jati. Akan tetapi, begitu sampai di pos selanjutnya, yakni Pancur, vegetasi hutan hujan tropis pun mulai memberi warna perjalanan ke Pantai Plengkung. Di sini berjejer tumbuhan endemik Alas Purwo. Sebutlah, misalnya, sawo kecik (Manilkara kauki) dan bambu manggong (Gigantochloa manggong).

Di sepanjang perjalanan juga bisa ditemukan tumbuhan seperti nyamplung (Calophyllum inophyllum), keben (Barringtonia asiatica), ketapang (Terminalia cattapa), kepuh (Sterculia foetida), dan berbagai jenis bambu.Suasana hutan yang dihiasi dengan kicauan burung dan keanekaragaman tanaman lebih terasa jika Anda duduk di bak mobil jagawana tersebut. Di tempat itu, sudut pandang Anda bisa lebih luas. Jika beruntung Anda akan menemukan babi hutan yang mencari makan di tepi jalan, atau biawak sebesar komodo yang sedang berjemur di dekat sungai. Akan tetapi, Anda harus tahan guncangan akibat jalan tak rata sepanjang 15 kilometer.

Selain Pantai Plengkung ada juga Pantai Parang Ireng yang terhampar pantai indah berpasir putih bersih bak kristal. Patut pula Anda mengunjungi Pantai Gotri dengan pasir putihnya yang berbentuk bulat besar dan sangat ringan sehingga terasa sulit untuk berjalan di pantainya.

Antara Pancur ke Plengkung terdapat hutan sawo kecik unik yang tumbuh berjajar di tepi pantai. Buah sawo kecik kulitnya berwarna merah dan buahnya manis dapat langsung Anda ambil dan cicipi saat berjatuhan di tanah.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Cara menuju Plengkung ada dua, yaitu pertama melalui jalur darat dari Banyuwangi-Kalipahit sekitar 59 km dengan bus. Kalipahit-Pasaranyar sejauh 3 km dengan ojek atau menyewa mobil. Pasaranyar Trianggulasi-Pancur berjarak 15 km. Kemudian Pancur-Plengkung berjarak 9 km. Cara kedua, melalui jalur darat-laut dari Banyuwangi-Benculuk sekitar 35 km naik bus atau kendaraan umum lainnya. Benculuk-Grajagan sekitar 18 km, kemudian dari Pantai Grajagan ke Pantai Plengkung dengan speet boat.

Perjalanan dari Pos Perhutani menuju Plengkung sekitar 1,5 jam melewati jalan aspal di  2 km awal dan jalan tanah di sekitar 8 km berikutnya melewati Taman Nasional Alas Purwo. Terkadang bila beruntung Anda dapat melihat monyet liar, burung merak liar, dan beragam jenis burung lainnya. Yang jelas, pepohonan di sini berukuran besar.Jika perjalanan di darat membutuhkan waktu 4-5 jam, perjalanan lewat laut bisa ditempuh lebih singkat. Dari Kuta di Bali hanya perlu waktu dua jam

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

https://www.travelesia.co/2013/02/pantai-plengkung-surga-tersembunyi-di.html
Resor-resor di Pantai Plengkung semuanya memanfaatkan kesunyian hutan,resornya mengoperasikan generator listrik minim suara. Generator itu mampu menerangi resor dan menghidupkan penyejuk udara (AC,) TV kabel, dan air panas. Setiap hari mereka juga memproduksi roti sendiri dan mengolah makanan lokal, seperti ubi rebus dan talas, untuk memenuhi akomodasi dan makanan para peselancar.

Namun TravelEsia Lebih Menyarankankan Anda Untuk memilih Akomodasi di Wisma Taman Nasional Alas Purwo yang berada di Rawabendo bisa jadi pilihan. Tarif kamarnya hanya Rp 100.000. Warung di area kompleks wisma bisa menjadi pilihan tempat makan.Pastinya Dengan Harga yang Sangat Murah

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pantai Plengkung Dalam setahun, bulan Mei sampai Oktober adalah bulan terbaik untuk surfing. Terutama di bulan Juli sampai September, peselancar mancanegara berdatangan ke sini karena di bulan tersebut akan temui panjang dan ketinggian ombak yang maksimal.

Know Before You Go

  • Sangat bijak bila Anda selalu menyediakan air untuk diminum dalam kemasan yang mudah dibawa.
  • Krim pelindung atau tabir surya hendaknya selalu dibawa dan dipakai sesuai kebutuhan karena di daerah ini udara sangat panas walau angin berhembus cukup menyegarkan.
  • Anda perlu juga membawa pelindung anti nyamuk.
  • Bila Anda ingin mengabadikan aksi para peselancar maka perlu membawa lensa binocular untuk memfotonya. Untuk menyaksikan aksi peselancar di tengah laut bawalah juga teropong.
  • Pantai Plengkung dijuluki “The Seven Giant Waves Wonder" oleh peselancar asing karena memiliki 7 gulungan ombak hingga 6 meter tingginya.
  • Bob Laverty dan Bill Boyum adalah orang pertama yang mempopularkan pantai dan ombak di Pantai Plengkung tahun 1972. Kemudian mereka mendirikan surf camp di sana dan akhirnya dikenal luas peselancar kelas dunia dari berbagai negara.
  • Jelasnya di sini tak cukup sinyal handphone Anda untuk aktif, tak pula terjangkau jaringan televisi, serta tidak ada pula pedagang kaki lima. Semua itu telah menjadikannya Plengkung sebagai kawasan paling ideal untuk Anda yang ingin berselancar dan benar-benar menjauh sejenak dari peradaban kota.
  • Di tempat inilah Anda bisa mengenyam sensasi lain, yakni, kicauan burung, perilaku hewan, dan gemerisik gesekan dedaunan.  
  • Hamparan pantai berpasir putih di kawasan ini diselimuti kawasan hutan yang masih alami dan jauh dari kebisingan hiruk pikuk perkotaan
  • Pukul 10 pagi, Anda dapat menonton para surfer terjun ke laut. Menyaksikan atraksi luar biasa dari kejauhan di rumah panggung yang memang disediakan bagi penonton. Sangat disarankan Anda membawa teropong agar dapat melihat para surfer beraksi karena ombak besarnya memang agak ke tengah laut. Bagi Anda yang hobi fotografi maka perlu lensa binocular tentunya di sini.
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik Untuk Mengunjungi Surga Tersembunyi Di Ujung Timur Pulau Jawa Ini Jika Anda berkunjung Jawa Timur Atau Khususnya Banyuwangi Jadikanlah Pantai Plengkung sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia

Pantai Cimaja : Panorama Pantai Dan Gulungan Ombak Nan Indah

Pantai Cimaja - Jawa Barat - Bagi Anda Penikmat Wisata Minat Khusus Seperti Berselancar Di Tingginya Ombak,Mungkin Jawa Barat Adalah Alternatif Tujuan Wisata Anda.Panorama Pantai Dan Gulungan Ombak Nan Indah Menjadi Daya Tarik Tersendiri Bagi Pantai Yang Berada Di Barat Pulau Jawa ini

Pantai Cimaja

Memiliki Kontur pantai yang berbeda dengan pantai pada umumnya, menjadikan Pantai Cimaja sebagai objek wisata pantai sangat menarik untuk dikunjungi. Di sepanjang pantai berhiaskan bebatuan kali yang berbentuk bulat.

Pantai Cimaja dengan ombaknya yang menderu-deru adalah lokasi yang sempurna bagi para peselancar untuk menikmati buaian gelombang di atas papan selancar.Tidak hanya masyarakat sekitar atau atlet asal Jakarta dan Bandung, tetapi juga ekspatriat yang bekerja di sejumlah kota besar di tanah air dan yang langsung datang dari luar negeri menjajal gelombang Cimaja ini. Hal ini pula yang menjadikan Cimaja mengantongi predikat Bali-nya Sukabumi.

Bagi Anda yang tidak tertarik dengan olahraga yang satu ini, Cimaja masih punya pesona lainnya, yaitu pemandangan yang cantik. Keindahannya akan memanjakan mata Anda. Anda bisa berjalan-jalan sambil menghirup udara yang masih sangat bersih di sini. Pasir pantainya cukup bersih dan jarang ditemukan karang-karang tajam. 

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Panorama pantai yang indah dan ombak yang besar membuat pantai ini menjadi tempat favorit bagi para peselancar. Banyak para Surfer mancanegara yang datang ke Pantai ini. Di pantai ini juga sering diadakan event surfing tingkat nasional dan pro. Panorama pantai yang indah dan ombak yang besar membuat pantai ini menjadi tempat favorit bagi para peselancar.

Meski tergolong mempunyai ombak yang tinggi, namun pantai ini masih aman bagi pemula yang ingin belajar selancar. Jika ingin belajar, banyak penduduk lokal yang menawarkan jasa belajar selancar. Kalau belum punya papan selancar, kamu bisa meminjam papan di toko peminjaman yang telah tersedia

Menjelang senja, Pantai Cimaja benar-benar menarik. Langit yang mulai kemerahan dihiasi dengan lalu lalang peselancar yang masih asyik bermain-main di atas ombak. Buat yang suka dengan fotografi, aktifitas para peselancar tersebut bisa menjadi momen emas untuk di abadikan.

Pantai Cimaja di Sukabumi, Jawa Barat, dapat dijadikan salah satu alternatif tujuan wisata akhir pekan. Jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Bandung maupun Jakarta, maka tidak akan membuang waktu Anda terlalu lama dalam perjalanan. Dari Jakarta, tempat ini berjarak 120 kilometer sedangkan dari Bandung pantai ini berjarak 203 kilometer.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Pantai Cimaja terletak di desa cimaja kecamatan cisolok dan berjarak kurang lebih sekitar 10 km dari pelabuhan ratu.Hanya 3,5 jam waktu tempuh Jakarta-Pelabuhan Ratu. Banyak pemandangan menarik yang didapatkan dalam perjalanan ini. Berawal melewati Lido dengan udara sejuknya, hilir mudik penjual dan pembeli di pasar Cicurug, angkutan umum yang berjejer semerawut di pinggir jalan, serta beberapa pabrik yang berada di daerah ini, Menambah Keeksotisan Selama Perjalan Anda.

Untuk menuju Pantai Cimaja dari Jakarta, anda bisa menggunakan bus jurusan Jakarta – Bogor, transit di terminal bus Bogor, lanjutkan perjalanan anda menggunakan bus Bogor – Palabuhanratu, kemudian turun di terminal bus Palabuhanratu, lalu lanjutkan perjalanan anda menggunakan angkutan kota menuju Pantai Cimaja. Maka sampailah di Pantai Cimaja.

Jika anda berangkat dari Kota Bandung, anda juga harus menggunakan bus ke Sukabumi, transit di terminal Kota Sukabumi, lanjutkan menggunakan bus jurusan Sukabumi – Palabuhanratu. Setelah sampai di terminal anda naik angkot menuju Pantai Cimaja.

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Akomodasi di sekitar Pantai Cimaja sudah cukup memadai. Untuk penginapan, di tempat ini tersedia beberapa pilihan yang menyediakan fasilitas berbeda, baik yang menggunakan AC maupun tidak. Untuk mengisi perut, Anda dapat memilih warung makanan yang sesuai selera, mulai dari makanan Sunda hingga hidangan laut.  

Penginapan Berkisar RP. 350.000/malam full ac atau Rp. 250.000/malam non ac. Design villa yang unik seperti rumah pohon, harganya cocok bagi backpacker. 

Bagi Anda yang akan menginap bersama keluarga,Tersedia Juga Resort-Resort Di Sepanjang Pantai Ini dengan fasilitas swimming pool serta bar. Bungalow dengan 3 kamar dimulai dengan harga RP. 700.000 dan untuk 4 kamar dimulai dengan harga Rp. 850.000. 

Di pinggir pantai terdapat beach shack yang menawarkan surfing course dengan tarif Rp.250.000/hari, dan penyewaan surf board Rp. 15.000/hari bagi anda yang tidak bisa berselancar, tetap bisa menikmati asiknya ombak pantai cimaja dengan bodysurfing

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Untuk Mengunjungi Pantai Cimaja ini Dimungkinkan Sepanjang Tahun,Namun Bagi Anda Penikmat Wisata Minat Khusus bulan Maret Hingga Agustus Adalah Pilihan Terbaik Bagi Anda. 

Dimana Kondisi Gulungan ombaknya Yang Tinggi Terjadi Pada Bulan Ini.Jadi Rencanakan Perjalan Anda Pada Bulan Ini.Dikarenakan Pada Saat Inilah Banyak Peselancar Berkunjung Untuk Memacu Andrinalinnya

Know Before You Go 

  • Waspadalah terhadap arus yang kuat sepanjang bentangan garis pantai ini.
  • Selalu waspada terhadap kondisi pasang surut.
  • Bebatuan pantai di sini juga sangat licin jadi berhati-hatilah.
  • Tidak ada layanan kereta api atau udara ke Palabuhanratu, jadi jika Anda tidak memiliki anggaran yang lebih, sebaiknya gunakan bis atau minibus yang rutin bolak-balik dari Jakarta ke Palabuhanratu baik melalui Bogor atau Sukabumi.
  • Jika Anda seorang pemula, tersedia kursus berselancar di Cimja dengan pengajar yang berpengalaman.
  • Jangan lupa untuk membawa obat-obatan.
  • Angin pantai biasanya dimulai sekitar pukul 11:00 pagi dan 16:00. Jadi berselancar pada pagi dan sore hari sangat mungkin.
  • Musim kemarau adalah yang terbaik kira-kira dari bulan April sampai Oktober.
  • Dilarang mengenakan pakaian warna hijau, karena wasyarakat sekitar masih meyakini roh Ratu Pantai Selatan.
  • Restoran berlimpah di sini dan makanan laut merupakan andalan di setiap restauran. Banyak penjaja di Palabuhanratu, karena lokasinya yang dekat pantai, jangan lewatkan untuk mencoba ikan bola.
Jadi bagaimana Sahabat TravelEsia Apakah Anda tertarik Untuk Mengunjungi Pantai Cimaja Yang Memiliki Panorama Pantai Dan Gulungan Ombak Nan Indah Ini Jika Anda berkunjung ke Jawa Barat.Jadikanlah Pantai Cimaja sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia

Gunung Leuser : Menggapai Puncak Tertinggi di Tanah Rencong

Gunung Leuser Merupakan Gunung Tertinggi Di Provinsi Nangroe Aceh Darusalam Yang Letaknya Masuk Kedalam Konserfasi Taman Nasional Gunung Leuser . Taman Nasional Gunung Leuser Sendiri Berada Dalam Dua Provinsi Yang Berbeda,Membentang dari propinsi Nanggroe Aceh Darussalam ( Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Timur dan Aceh Singkil ) Hingga Propinsi Sumatera Utara ( Kabupaten Langkat dan Karo ) dengan luas 80.000 hektar

Gunung Leuser

Secara Administratif menempati tiga perempat luas taman nasional tersebut. Secara spesifik kawasan gunung Leuser terdiri dari Suaka Margasatwa ( SM ) Kluit 20.000 ha, SM Gunung Leuser 416.500 ha, SM Kappi 142.800 ha, SM Langkat Selatan 82.985 ha, SM sikundur 60.000 ha, Taman Wisata Lawe Gura 9.200 ha, TW Sikundur 18.500 ha, dan hutan lindung serta hutan produksi terbatas seluas 292.707 ha.

Ekosisem Leuser yang terletak pada 3-4º LU dan 97-98º BT, yang meliputi 100 km sepanjang Pegunungan Bukit Barisan dan membentang dengan batas ketingian 0 – 3455m dari permungkaan laut. Dengan demikian ini menjadikan Taman Nasional Leuser merupakan taman nasional yang terbesar di Indonesia.

Taman Nasional Gunung Leuser sendiri mengambil nama dari Gunung Leuser (3404 M dpl) di Aceh. Taman nasionalnya meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi hutan lebat khas hujan tropis. Taman nasional ini dikelola dengan sistem zonasi untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya,pariwisata, dan rekreasi.

Mengapa Saya Harus Kesana ?

Gunung Leuser dan area disekitarnya dikenal dengan nama Kawasan Ekosistem Leuser yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Ada sekira 130 spesies dapat diidentifikasi di Taman Nasional Gunung Leuseryaitu: harimau sumatera, gajah, badak, siamang, kera, macan tutul, reptil, ikan, dan juga 325 spesies burung.
 
Gunung Leuser memiliki puncak tertinggi 3.381 m dan merupakan salah satu taman nasional terbesar dan paling beragam di Indonesia seluas 7.927 km² di ujung utara Sumatera. Ketika melintasi pemandangannya yang luar biasa, para petualang sejati seperti Anda tidak akan kecewa ketika Anda menjelajah taman ini.

Tidak Hanya itu Anda dapat Melihat Konserfasi orangutan yang mengesankan. Temukan kelembutan primata ini ketika Anda coba berinteraksi dengan mereka. Hutan Gunung Leuser juga memiliki kekayaan buah-buahan tropis seperti mangga, rambutan, durian, alpukat, jeruk, pepaya, dan jambu biji. 

Bentang Alam Gunung Leuser sangatlah luas, mencakup hutan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan lumut, dan sampai hutan subalpine. Dengar berbagai ekosistem, Gunung Leuser ini sebenarnya merupakan kelompok berbagai cagar alam dan hutan, yaitu: Cagar Alam Gunung Leuser, Kappi Cagar Alam, Cagar Alam Kluet, Sikundur-Langkat Wildlife Reserve, Ketambe Research Station, Singkil Barat, dan Dolok Sembilin. 

Petualangan ke Gunung Leuser lebih dari sekedar petualangan besar ke kebun binatang sesungguhnya. Datang dan berkunjunglah ke sebuah desa kecil Ketambe yang ramah  dimana penduduk lokal secara alami memiliki pengetahuan mengenai flora fauna di sini. 

Jelajahi setiap jalan ketika Anda pergi ke taman ini. Melihat orangutan di alam mereka merupakan salah satu pengalaman terbaik dalam hidup Anda. Jadi, siapkan perlengkapan Anda untuk mempelajari kehidupan orangutan Di Kawasan Konserfasi ini

Kegiatan lain yang Anda mungkin coba adalah mengunjungi gua kelelawar, hiking sepanjang sawah dan perkebunan karet, mengunjungi proyek-proyek sosial seperti sekolah bahasa Inggris gratis, rumah anak-anak dan klinik, dan pasar Jumat gembira. Anda juga bisa bergaul dengan beberapa penduduk setempat dan menikmati suasana santai di warung makan lokal.

Untuk perjalanan yang lebih menantang, Anda bisa hiking ke puncak Gunung Leuser, yang memakan waktu sekitar 10-14 hari. Desa kecil Angasan adalah titik awal pendakian yang terbaik.
Sangat dianjurkan ketika Anda pergi ke hutan dengan membawa beberapa pemandu lokal. Semua pemandu di sini terpercaya dan  berlisensi, dan karenanya Anda tidak hanya akan aman tapi juga nyaman.

Bagaimana Cara Saya Kesana ?

Meskipun Puncak Leuser berada di NAD akan tetapi akses pendakian yang paling dekat dicapai dari Medan–Sumatera Utara, bukan dari Banda Aceh.Dewasa ini ada dua rute pendakian menuju puncak Leuser yang pertama adalah dari utara tepatnya dari desa Kedah, 

ini adalah rute normal yang sering dipakai pendaki, dari desa Kedah ke puncak leuser membutuhkan waktu paling cepat 7 hari pendakian, 

sedangkan rute pendakian satu lagi dari arah selatan, rute ini jarang dipakai karena cukup jauh dan medannya lebih berat.

AKSES KE SANA
Dari terminal Pinang Baris - Medan, pendaki dapat naik bis berukuran besar seperti Garuda, Pinem atau selian menuju Kutacene yang berjarak 233 km, dengan memakan waktu kira-kira 10-12 jam. Dalam perjalanan tersebut pendaki akan melewati brastagi dan Kaban jahe. Kutacane merupakan ibukota Aceh Tenggara. Daerah ini membentang diantara jalan raya yang menghubungkan Banda Aceh dengan Bakingan, yang membentang sepanjang 508 km.

Selain melalui Medan, Kutacane juga dapat ditempuh melalui Banda Aceh dengan mengendarai Colt L-300. Selanjutnya dari kutacane naik angkutan lokal ( Loser, Marmas ) Jurusan Blangkajeren ke Desa Angusan, atau dapat mencarter langsung ke Desa Kedah Penosan.

Bagaimana Dengan Rute Pendakiannya ?

GREEN SINEBUK ( KEDAH ) - SIMPANG ANGKASAN
Dari jalur Kedah Aceh Tenggara, puncak gunung yang dituju tidak kelihatan berbeda dengan gunung-gunung lain yang ada di Jawa. Green Sinebuk merupakan pos terakhir berupa Bungalow yang berada pada ketinggian 1555 mdpl. Vegetasi di sekitar daerah ini merupakan daerah perkebunan masyarakat dan hutan herogen dengan keadaan alam yang berupa perbukitan dataran tinggi. Setiba di daerah ini pendaki akan diserbu oleh para guide yang memasang tarif antara Rp. 800.000 s/d Rp.1.000.000 per pendakian.

Disekitar area ini terdapat 7 etnis penduduk yang mendiami seputar ekosistem Leuser yaitu Gayo, Aceh, Melayu, Alas, Singkil, Karo dan Pakpak. Untuk menuju puncak gunung Leuser diperlukan waktu selama 9-10 hari tergantung cuaca dan kondisi fisik pendaki. Maka secara total pulang - pergi, pendakian memakan waktu kira -kira 14-16 hari. untuk mencapai puncak gunung Leuser pendai harus melewati 7 gunung lagi sebagai persyaratannya.

Hutan pertama yang ditemui kondisinya masih cukup rimbun dan berlumut yang menyebabkan jalan setapaknya sangat licin. karena lebatnya hutan di daerah ini, sinar mataharipu tidak samai ke tanah sehingga kelembabannya menjadi abadi. 

Menurut penduduk setmpat, daerah di sekitar ini terdapat " persimpangan siluman " yang merupakan sebuah persimpangan menuju perkebunan ilegal " perkebunan daun surga " yang di kelola oleh oknum - oknum tertentu. Disinyalir harimau Sumatra masih berkelian di sekitar daerah ini. dan di sepanjang jalan akan disajikan pemandangan hewan - hewan yang langka.
Menuju Simpang Angkasan diperlukan waktu normal pendakian 9-10 jam, itupun jika di dukung cuaca yang bersahabat.

SIMPANG ANGKASAN - JAMBUR
Simpang Angkasan terdapat disebuah pegunungan yang berada di ketinggian 1525 mdpl. Vegetasi di sekitar adalah hutan heterogen dan hutan yang telah hangus terbakar.Banyak terdapat jenis burung dan tumbuhan pemangsa binatang ( kantong semar ). Didaerah ini pendaki diwajibkan waspada karena terdapat percabangan lintasan yang cukup membingungkan. Untuk itu diperlukan Orientasi dan navigasi yang jitu dan tepat agar pendaki dapat meneruskan perjalanan menuju jambur. Lintasan menuju Jambur mulai nanjak dan berat dengan lebatnya vegetasi yang di dominasi oleh juluran pohon rotan. Diperlukan waktu 2-3 jam menuju JAmbur.

JAMBUR - PUNCAK ANGKASAN
Jambur merupakan sebuah pos pendakian yang berupa tanah terbuka dan disekitar terdapat genangan air yang dapat digunakan sebagai keperluan memasak bagi para pendaki. Untuk menuju puncak Angkasan diperlukan waktu 3-4 jam dengan lintasan yang tetap menanjak.

PUNCAK ANGKASAN - SIMPANG JI'IT
Puncak Angkasan berada pada ketinggian 2891 mdpl. Disini pendaki dapat menjumpai beberapa jenis fauna. Perjalanan kesana ditempuh dengan menyusuri sebuah punggungan yang berhutan sangat lebat. Perjalanan kira-kira memakan waktu 2-2.5 jam dengan panjang lintasan 3.4 km.
Simpang JI'IT biasa dikenal juga dengan simpang 21. Selepas area ini lintasan tetap landai. Sekitar 1 km kemudian pendaki akan memasuki area hutan kayu manis. Selanjutnya pendaki harus benar- benar kembali menentukan orientasi medan yang tepat karena lintasan banyak tertutup oleh semak. Untuk sampai lintasan Badak pendaki perlu menempuhnya selama 3.5 - 4 jam dengan lintasa menanjak.

LINTASAN BADAK - BLANGBEKE
Lintasan Badak merupakan area camp yang berada didekat Bukit Perpanji. Biasanya pendaki berada disini jika telah memasuki hari kelima. Setelah itu lintasan menuju Blangbeke sangatlah panjang yang memakan waktu pendakian 8-10 jam. Untuk itu pendaki dianjurkan menimbun logistik sebagai cadangan m,akanan saat turun kelak.
Medan menuju Blangbeke lebih terbuka dan banyak vegetsi semak perdu.

BLANGBEKE - KOLAM BADAK
Selepas area Blangbeke kondisi medan mulai memasuki daerah berhutan lebat dan pepohonannya diselimuti lumut tebal. Vegatasi sepanjang lintasan ini sangatlah beragam mulai dari pohon berbatang keras dan lebat hingga semak dan benalu yang menempel apada pepohonan besar tersebut. Namun sepanjang lintasan ini belum dapat ditemui edelweis. Selepas area tersebut pendaki akan menyebrangi tiga buah sungai kecil dan sangat jernih dan dingin, dan sebuah sungai yang cukup besar dengan luas penampang mencapai 10m, yang bernama sungai Alas 2 . sekitar 3 jam kemudian, pendaki akan tiba di Camp Kolam Badak.

KOLAM BADAK - BIPAK
Dinamakan kolam badak karena tempat ini sering digunakan berkubang oleh Badak-Badak Sumatera. Panorama disekitar kolam badak ini sangatlah indah bila cuaca cerah. Karena lokasinya sangat terbuka sehingga memungkinkan pendaki untuk menyaksikan area di kawasan bawah. selain itu di tempat ini juga terdapat genangan air yang menyerupai sebuah danau. 

Ditempat yang cukup terbuka dengan sinar matahari yang cukup ini pendaki dapat menyempatkan diri menjemur segala perlengkapan pendakian yang basah.
Selepas area kolam badak medan yang akan dilalui pendaki kembali menanjak dan sesekali menurun dengan pemandangan yang sangat indah. untuk mencapai Camp Bipak perlu waktu 5.5-6 jam.

BIPAK - BIPAK KALENG
Bipak kaleng merupakan sebuah pos yang berasal dari kata bivoak atau bivak. Tempat ini berada disebuah puncak bukit kecil yang tak bernama, biasanya pada hari ke 7 pendaki akan tiba disini. Puncak Leuser belumlah menampakan dirinya. Untuk sampai ke bipak kaleng memakan waktu selama 5-6 jam pendakian dengan medan yang hampir sama dengan sebelumnya, yakni naik turun melewati perbukitan dan lembah.

BIPAK KALENG - BIPAK BATU
Dinamakan bipak kaleng karena diarea ini terdapat bekas kaleng sisa makanan yang didrop dari helikopter kepada rombongan yang kehabisan perbekalan. untuk sampai ke bipak batu hanya memerlukan waktu 30-45 menit.

BIPAK BATU - PADANG SABANA
Dinamakan bipak batu karena di tempat ini banyak terdapat batu berserakan dengan dikelilingi vegetasi semak dan nyaris tidak terdapat pepohonan. Dari area ini puncak Gunung Leuser masih belum tampak. Selepas area ini lintasan landai dan tidak begitu menanjak. Ditengah pendakian dapat di temui sebuah sungai kecil yang membentang, airnya jernih. Untuk mencapai padang sabana diperlukan waktu 4-4.5 jam.

PADANG SABANA - PUNCAK LOSER
Padang sabana merupakan padang rumput yang sangat luas dan indah. Area ini dapat digunakan pendaki sebagai tempat summit attack untuk keesokan harinya menuju puncak Loser. Lintasan menuju puncak loser tidaklah begitu menanjak dan hanya membutuhkan waktu selama 1.5 jam.

Puncak Loser merupakan yang tertinggi dari puncak Leuser. Puncak ini mempunyai ketinggian 3404 mdpl, dan hanya berdampingan dengan puncak gunung Leuser yang merupakan rentetan Bukit Barisan yang memanjang di sepanjang pulau Sumatera.

Kemudian perjalanan dapat dilanjutkan menuju Puncak Leuser yang membutuhkan waktu pendakian 5-6 jam, dengan melewati beberapa punggungan. Setiba di Puncak Leuser pendaki dapat menyaksikan indahnya Taman Nasional Gunung Leuser yang berbukit -bukit bergelombang seluas 950.000 ha dan dihiasi oleh deburan ombak nun jauh di sisi selatan diantara kabut tipis yang melintas, yang menyadarkan betapa kecilnya umat manusia dibandingkan ciptaan Tuhan.

Bagaimana Dengan Akomodasinya ?

Gunung Leuser terletak di wilayah pedalaman, sehingga fasilitas dan akomodasi untuk wisatawan nyaris tidak ada, kecuali hanya beberapa rumah adat penduduk yang disediakan untuk menginap para pendaki gunung yang bermalam.

Untuk Pendaki silakan mencoba dan rasakan Tracknya.Mungkin Homestay Adalah pilihan terbaik disana.selain menghemat biaya perjalanan anda juga dapat memperlajari kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman Gunung Leuser

Kapan Sebaiknya Saya Kesana ?

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Leuser adalah dari bulan Maret Hingga Agustus,Dikarenakan Pada Bulan Ini Untuk Wilayah Sumatera Utara Dan Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam Masuk Kedalam Musim Kemarau,Sehingga Kondisi Cuaca Sangat Bersahabat Bagi Anda Untuk Melakukan Pendakian

Syarat Apa Yang Harus Saya Lakukan Sebelum Kesana ?

PERIZINAN
Selain medan yang membahayakan, juga karena keadaan keamanan di NAD belum sepenuhnya stabil maka pendaki diharapkan mengurus segala perizinan mulai dari Pemda TK I,Kadit Sospol,Kapolres Aceh Tenggara,Basarnas di KKR Polonia Medan,TNGL Aceh Tenggara, Surat keterangan dari organisasi pendakian dan juga surat keterangan dokter.

Know Before You Go

  • Meskipun  Puncak Gunung Leuser berada di NAD akan tetapi akses pendakian yang paling dekat dicapai dari Medan–Sumatera Utara, bukan dari Banda Aceh
  • Pendakian Membutuhkan Waktu Kurang Lebih 15 Hari Jadi Persiapkanlah Kondisi Fisik,Bekal Makan Dan Bekali Pula Diri Anda Dengan Obat-Obatan Yang Memadai Selama Pendakian Disana
  • Pandai-Pandailah Memanajemen Kalori Dan Makanan Anda.Untuk Menghindari Habisnya Bekal Makanan Ada Baiknya Bekal Makanan Anda Di Timbun Di Wilayah Bivak Kaleng,Ini Juga Di lakukan Oleh Semua Pendaki Disana.Hal Ini Berfungsi Sebagai Cadangan Makanan Atau Sekedar Meringankan Beban Yang Anda Bawa Selama Perjalanan Baik Perjalanan Menuju Puncak Maupun Perjalan Pulang Nantinya
  • Gunung Leuser Merupakan Konservasi Hutan yang Sangat Terjaga Banyak Hewan Buas yang Melintas Selama Anda Menuju Puncaknya Antara Lain yaitu: harimau sumatera, gajah, badak, siamang, kera, macan tutul, reptil.Jadi Silahkan Pergunakan Guide Yang Memahami Kondisi Alam Yang Baik
  • Pendakian Sangatlah Memakan Waktu Yang Cukup Panjang Dan Tidak Hanya Itu,Anda Juga Harus Memiliki Makanan Yang Cukup Untuk Di Bawah Kesana,Jadi Bawalah Forter(Pembawa Barang).
  • Vegetasi Gunung Leuser Adalah mencakup hutan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan lumut, dan sampai hutan subalpine,Maka Fari Itu Pencegahan terhadap Malaria penting namun Anda harus menghubungi dokter Anda tentang tindakan pencegahan atau pengobatan jika terjadi infeksi. 
  • Anda juga perlu memastikan asuransi  kesehatan jiwa Anda dari penyedia asuransi, mereka akan menanggung biaya terhadap resiko trekking di hutan, khususnya di hutan lebat Leuser.
  • Pendaki pemula Tidak dianjurkan Untuk Melakukan Pendakian Disini,Karena Kondisi Alam dan Lamanya Pendakian Menjadi Beban Tersendiri Pada Saat Anda Menapaki Puncaknya
  • Obat-Obatan
    • krim sunblock.
    • Obat Anti Diare.
    • Pil Malaria.
    • Pembasmi serangga.
    • Garam Dehidrasi.
    • Obat Anti Flu.
    • Antibiotik.
    • Anda harus memiliki vaksinasi Tetanus yang masih berlaku.
Jadi Bagaimana Sahabat TravelEsia,Apakah Anda tertarik Untuk mendaki dan menjajakan kaki di Gunung Leuser.Jika Anda berkunjung ke Nangroe Aceh Darusalam Sempatkanlah Untuk Mengunjungi Gunung Leuser sebagai destinasi wisata anda.Mari Kita Dukung Indonesia Untuk Menjadi Destinasi Wisata Dunia